PEKANBARU – Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, sukses menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kelurahan tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di RW 05 tersebut dipusatkan di Musholla Nurul Insan dan dibuka Camat Bukit Raya, Defna Leony, pada Sabtu lalu.
MTQ tingkat kelurahan itu diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari tiga kelompok usia, yakni anak-anak, remaja dan dewasa. Tahun ini, panitia memperlombakan dua cabang, yaitu tilawah dan tahfiz Al-Qur’an.
Lurah Simpang Tiga, Harmendra, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung serta mempersiapkan pelaksanaan MTQ hingga berjalan lancar.
“Alhamdulillah kegiatan MTQ Kelurahan Simpang Tiga berjalan dengan lancar dari pembukaan hingga penutupan. Dengan momentum MTQ ini dapat melahirkan generasi Qurani, generasi yang mencintai Al-Qur’an,” ujar Harmendra.
Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mencari peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar semakin dekat dan mencintai Al-Qur’an.
Harmendra optimistis para peserta terbaik dari Kelurahan Simpang Tiga mampu melanjutkan prestasi pada MTQ tingkat Kecamatan Bukit Raya. Bahkan, ia berharap nantinya ada peserta yang mampu membawa nama Kelurahan Simpang Tiga hingga ke tingkat Kota Pekanbaru.
“Kita berharap para peserta yang telah meraih juara jangan cepat puas dan teruslah berlatih untuk mengikuti MTQ tingkat Kecamatan Bukit Raya, yang nantinya diharapkan dapat mewakili Kelurahan Simpang Tiga,” katanya.
Sementara itu, Camat Bukit Raya, Defna Leony, mengapresiasi pelaksanaan MTQ tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti ini penting untuk menjaga kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Menurut Defna, MTQ bukan hanya tentang meraih prestasi dan menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an serta meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
“MTQ tingkat Kelurahan Simpang Tiga ini tidak hanya menjadi wadah berlomba-lomba saja, namun bagaimana kita mensyiarkan agama Islam dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an,” ujar Defna.
Ia menambahkan, MTQ tingkat kelurahan merupakan agenda yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Pelaksanaannya menjadi bagian dari pembinaan berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi hingga nasional.
Defna berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang sehingga semakin banyak generasi muda yang terlibat dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang tilawah maupun tahfiz Al-Qur’an.
Dengan demikian, MTQ tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (Red)
