Pemko Pekanbaru Mulai Susun Usulan Formasi CPNS 2026

Pekanbaru — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mempersiapkan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 menyusul adanya permintaan dari pemerintah pusat kepada seluruh pemerintah daerah untuk mengajukan kebutuhan pegawai.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pekanbaru, Samto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan dan penghitungan kebutuhan formasi berdasarkan kondisi riil di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, meskipun pemerintah pusat telah meminta usulan formasi, proses penerimaan CPNS tetap menunggu keputusan dan kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait jadwal maupun kuota penerimaan.

“Pemko Pekanbaru saat ini sedang merumuskan kebutuhan formasi yang benar-benar sesuai dengan kondisi pelayanan di lapangan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, penyusunan kebutuhan pegawai dilakukan secara cermat karena saat ini pemerintah kota juga telah memperoleh tambahan aparatur sipil negara melalui skema PPPK paruh waktu. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus menyesuaikan kembali jumlah kebutuhan ASN di setiap OPD agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Penyesuaian kebutuhan pegawai dilakukan agar formasi CPNS yang nantinya diajukan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik, sekaligus mendukung optimalisasi kinerja pemerintahan di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Samto mengungkapkan, hingga saat ini kebutuhan tenaga ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru masih didominasi sektor pendidikan dan kesehatan. Kekurangan tenaga guru serta tenaga kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam penyusunan usulan formasi CPNS tahun ini.

“Untuk kebutuhan terbesar masih berada di sektor guru dan tenaga kesehatan, karena kebutuhan di bidang tersebut masih cukup tinggi,” jelasnya.

Melalui pengusulan formasi CPNS ini, Pemko Pekanbaru berharap dapat memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor-sektor strategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. (Red)