PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat sistem keamanan siber dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Computer Security Incident Response Team (CSIRT), Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Rangga Aditya Sutopo, serta diikuti pengelola teknologi informasi dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, mengatakan FGD bertujuan meningkatkan kapasitas serta memperkuat koordinasi Tim Tanggap Insiden Keamanan Siber (CSIRT) dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.
Menurutnya, teknologi informasi memiliki tingkat kerentanan yang dinamis sehingga setiap pengelola sistem informasi pemerintah harus memiliki kemampuan merespons berbagai potensi serangan siber secara cepat dan tepat.
Selama kegiatan, peserta menerima materi mengenai sistem keamanan informasi, standar operasional prosedur (SOP) penanganan insiden, hingga simulasi penanganan serangan siber yang dilaksanakan pada hari kedua.
Ardiansyah berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di masing-masing OPD, sekaligus mengedukasi aparatur sipil negara (ASN) mengenai pentingnya keamanan siber untuk menjaga kelangsungan pelayanan publik.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Firman Hadi, mengapresiasi pelaksanaan FGD sebagai langkah strategis memperkuat keamanan informasi pemerintah daerah.
Ia menyebutkan Pekanbaru CSIRT yang dibentuk melalui Keputusan Wali Kota Nomor 803 Tahun 2023 telah mendapat pengakuan resmi dari BSSN pada 26 Juni 2024. Pengakuan tersebut menjadi prestasi sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan data dan sistem pemerintahan.
Firman menegaskan bahwa keamanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab Diskominfotiksan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh OPD. Ia meminta setiap peserta menjadi agen CSIRT di unit kerjanya untuk mengidentifikasi potensi kerentanan, mengelola keamanan informasi, serta melaporkan setiap insiden siber secara disiplin sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko dan pelaporan kepada BSSN.
FGD ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan Pemko Pekanbaru dalam menghadapi ancaman siber serta mendukung penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang aman, andal, dan berkelanjutan. Kred)
