PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ombudsman RI Perwakilan Riau dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi guna membahas persiapan pengumuman Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Rabu (1/7/2026).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau Bambang Pratama, Kepala BPMP Provinsi Riau Nilam Sari, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Alek Kurniawan, serta jajaran terkait.
Plh Sekda Kota Pekanbaru Syamsuwir mengatakan, dalam pertemuan tersebut Pemko memaparkan seluruh tahapan pelaksanaan SPMB yang telah berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami memaparkan bagaimana pelaksanaan SPMB Kota Pekanbaru yang telah berjalan sesuai aturan. Insyaallah, hari ini hasil SPMB diumumkan,” ujarnya.
Syamsuwir menegaskan, Pemko Pekanbaru juga telah menyiapkan langkah lanjutan bagi calon peserta didik yang belum lolos seleksi. Mereka akan diberikan kesempatan untuk mendaftar ke sekolah yang masih memiliki kuota kosong.
“Anak-anak yang belum mendapatkan sekolah tetap akan kami upayakan agar bisa melanjutkan pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau Bambang Pratama menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemko Pekanbaru untuk memastikan seluruh calon peserta didik memperoleh akses pendidikan.
Menurutnya, siswa yang belum lolos SPMB dapat kembali mendaftar ke sekolah negeri maupun swasta yang masih memiliki daya tampung.
“Calon siswa yang belum lolos dapat mendaftar kembali ke sekolah yang kuotanya masih tersedia, baik negeri maupun swasta. Prosesnya tidak dipungut biaya,” jelas Bambang.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan merupakan pelaksanaan SPMB gelombang kedua, melainkan pengisian kursi yang masih kosong di sekolah-sekolah yang belum memenuhi daya tampung.
“Pendaftaran hanya dapat dilakukan di sekolah yang masih memiliki kursi kosong. Kami akan merekomendasikan sekolah terdekat dan mengawal prosesnya agar berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Red)
