PEKANBARU – Jumlah pengunjung Perpustakaan Tenas Effendy di Kota Pekanbaru hampir mencapai seribu orang setiap harinya. Tercatat, rata-rata pengunjung perpustakaan tersebut mencapai 978 orang per hari.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengatakan jumlah pengunjung perpustakaan sejak Januari hingga April 2026 nyaris mencapai 30 ribu orang setiap bulannya.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya datang langsung ke perpustakaan yang berada di Jalan DR Soetomo, tetapi juga memanfaatkan layanan digital untuk mengakses koleksi buku secara daring.
“Selain bisa datang langsung ke perpustakaan, ada koleksi buku yang bisa diakses secara online lewat iPekanbaru,” ujar Amin, Sabtu (23/5/2026).
Saat ini, Perpustakaan Tenas Effendy memiliki sekitar 38 ribu eksemplar buku fisik dan delapan ribu buku digital yang dapat diakses melalui aplikasi iPekanbaru.
Dispusip Kota Pekanbaru juga menyediakan pojok baca digital di sejumlah ruang terbuka hijau, seperti di RTH Ratu Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, serta RTH Tunjuk Ajar Integritas di Jalan Ahmad Yani.
Amin menyebut tingkat literasi Kota Pekanbaru saat ini berada di peringkat kedua di Provinsi Riau. Tingginya minat baca masyarakat dinilai menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan inovasi, termasuk penambahan koleksi buku digital.
“Kami terus berinovasi agar tingkat literasi Kota Pekanbaru meningkat, salah satunya dengan menambah koleksi buku perpustakaan secara digital,” jelasnya.
Selain menambah koleksi buku, pihaknya juga meningkatkan kenyamanan perpustakaan melalui rehabilitasi gedung dan penyediaan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang diskusi, ruang komunal, hingga studio.
Dispusip Kota Pekanbaru juga aktif menyosialisasikan keberadaan perpustakaan kepada masyarakat melalui tim yang disebar ke seluruh kecamatan.
“Sehingga warga kota mengetahui bahwa ada dua perpustakaan besar di Kota Pekanbaru, yaitu Perpustakaan Soeman HS dan Perpustakaan Tenas Effendy,” tutupnya. (Red)
