SIAK, RIAU — Upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui penanaman, tetapi juga memastikan tanaman tumbuh dan terawat hingga masa panen.
Hal itu dilakukan Bhabinkamtibmas Kampung Jambai Makmur, Polsek Kandis, Polres Siak, Aipda Janseng Manurung, bersama Kelompok Tani Ayu Makmur saat mengecek perkembangan tanaman jagung pipil di Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Senin (3/8/2026).
Pengecekan dilakukan terhadap lahan jagung sistem tumpang sari seluas 12 hektare. Tanaman yang ditanam menggunakan benih jagung pipil varietas BISI 2 tersebut kini berusia sekitar 40 hari.
Dari hasil pengecekan, tanaman telah mendapatkan perawatan berupa penyemprotan untuk pengendalian hama serta pemupukan tahap pertama menggunakan urea, TSP, dan Futura.
Sebanyak 155 kilogram benih digunakan untuk penanaman di lahan milik Kelompok Tani Ayu Makmur yang berada di RT 03/RW 02, Kampung Jambai Makmur.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Kandis menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kehadiran personel di tengah petani juga diharapkan dapat memastikan proses budidaya berjalan dengan baik sekaligus membantu mengidentifikasi kendala yang mungkin muncul selama masa pertumbuhan tanaman.
Bagi petani, keberhasilan tanaman hingga panen bukan sekadar soal hasil produksi. Ada harapan untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan pangan masyarakat.
Polsek Kandis memastikan pemantauan terhadap perkembangan tanaman akan terus dilakukan bersama kelompok tani.
Dari lahan seluas 12 hektare di Kampung Jambai Makmur, ikhtiar menjaga ketahanan pangan itu terus dirawat—dari benih yang ditanam, tanaman yang dijaga, hingga harapan menuju panen.
