PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, secara resmi melepas keberangkatan 65 guru taman kanak-kanak (TK) yang akan mewakili Kota Pekanbaru pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, Senin (12/10/2026). Para peserta akan mengikuti rangkaian perlombaan selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Oktober 2026.
Markarius menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mempersiapkan diri mengikuti kompetisi di tengah kesibukan menjalankan tugas mendidik anak-anak.
Menurutnya, Porseni tidak hanya menjadi ajang untuk meraih medali dan prestasi, tetapi juga kesempatan mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta bertukar pengalaman dan inspirasi dengan para guru dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
“Pelepasan kontingen ini menjadi bentuk dukungan kami terhadap para guru yang akan berkompetisi selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Oktober,” kata Markarius.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga nama baik daerah selama mengikuti perlombaan. Para guru diharapkan mampu menunjukkan sikap ramah dan santun, sekaligus tetap kompetitif dalam setiap pertandingan.
“Ingat, kita datang membawa nama besar Kota Pekanbaru. Jaga nama baik daerah kita,” pesannya.
Markarius juga menegaskan bahwa nilai bertuah yang menjadi identitas Kota Pekanbaru harus tercermin melalui karakter, sikap, dan perilaku para peserta, bukan sekadar menjadi slogan.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, lanjutnya, memberikan dukungan penuh kepada para guru yang berjuang dalam Porseni tersebut. Ia berharap seluruh kontingen dapat bertanding dengan penuh semangat, memberikan penampilan terbaik, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Para peserta juga diingatkan agar menikmati setiap proses perlombaan tanpa terbebani target kemenangan. Menurut Markarius, kegembiraan dan kesungguhan dalam bertanding menjadi bagian penting untuk memberikan hasil terbaik.
“Menanglah dengan terhormat dan jadilah teladan yang baik bagi semua orang. Tampil tanpa beban. Ketika kita tampil dengan gembira dan penuh totalitas, hasil terbaik akan mengikuti,” ujarnya.
Ia berharap kontingen Pekanbaru mampu membawa pulang prestasi membanggakan sekaligus memperoleh pengalaman berharga yang dapat mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini.
Markarius juga menaruh harapan agar peserta yang berhasil meraih juara pertama dapat melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 2028 mendatang di Jakarta.
“Kami akan selalu mendoakan dan menunggu kabar baik serta prestasi gemilang dari para guru semua. Pulanglah membawa kebanggaan, bawa pulang piala. Hal terpenting, bawa pulang pengalaman berharga untuk kemajuan pendidikan anak usia dini,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Markarius secara resmi melepas keberangkatan kontingen Porseni IGTKI-PGRI Kota Pekanbaru. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan baik, menjaga kekompakan, menjunjung sportivitas, serta mengharumkan nama Kota Pekanbaru di tingkat Provinsi Riau. (Red)
