PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, secara resmi meluncurkan kegiatan penanaman pohon di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 44 yang berada di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Jumat (30/1/2026) pagi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pekanbaru Zarman Candra, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Syafrian Tommy, serta Kepala Bidang SMP Disdik Pekanbaru Irpan Maidelis.
Penanaman pohon di lingkungan sekolah ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Green City yang dicanangkan Pemerintah Kota Pekanbaru, sekaligus selaras dengan program Green Policing yang diinisiasi Polda Riau.
Wawako Markarius menjelaskan, dalam mendukung program Green City, Pemko Pekanbaru juga telah tergabung dalam kerja sama Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Melalui kerja sama tersebut, terdapat tiga sektor utama yang dijalankan, yakni bidang lingkungan hidup, transportasi, dan edukasi sekolah.
Pada sektor lingkungan hidup, Pemko Pekanbaru telah mendorong keterlibatan masyarakat melalui pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) sebagai upaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Selain itu, pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) juga diarahkan menggunakan sistem sanitary landfill guna meminimalisir dampak lingkungan.
Sementara di sektor transportasi, Pemko Pekanbaru berencana mengoperasikan sebanyak 16 unit bus listrik pada tahun 2026 melalui skema buy the service (BTS).
Adapun pada sektor edukasi, Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program Green School di sekolah-sekolah. Dalam program tersebut, sekolah diwajibkan menjalankan sejumlah kegiatan, antara lain pemilahan sampah, daur ulang, penanaman pohon, serta afirmasi bagi siswa yang datang ke sekolah dengan berjalan kaki atau bersepeda.
Selain itu, seluruh sekolah juga dianjurkan untuk menjalankan program komposting serta menanam tanaman obat dan buah-buahan. Kegiatan launching penanaman pohon di SMPN 44 ini menjadi langkah awal pelaksanaan program tersebut.
Dengan penguatan program penghijauan di sekolah, Markarius berharap lingkungan pendidikan di Pekanbaru menjadi lebih asri, aman, dan nyaman, sehingga mendukung kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. (red)
