PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Wakil Wali Kota H Markarius Anwar ST M.Arch melaksanakan Safari Ramadan hari ketiga di Masjid Al Ikram, Komplek Perumahan Daerah (Pemda) Jalan Cemara Kipas, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Sabtu (21/2/2026) sore.
Kedatangan keduanya disambut antusias ribuan warga yang memadati halaman masjid. Turut hadir mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, sejumlah anggota DPRD Riau, Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, Wakil Ketua I DPRD Tengku Azwendi Fajri, Ketua TP PKK Hj Sulastri Agung S.Sos MH, Ketua I TP PKK Hj Sari Rahmawati SpOG, Pj Sekdako Drs Ingot Ahmad Hutasuhut, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Agung menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Masjid Al Ikram karena juga merupakan warga di komplek tersebut.
“Saya juga bagian dari warga Komplek Pemda ini dan jemaah Masjid Al Ikram,” ujarnya.
Di hadapan ribuan jemaah, Agung menyebut momentum safari Ramadan ini bertepatan dengan satu tahun satu hari masa jabatannya sebagai Wali Kota Pekanbaru. Ia mengakui tahun pertama kepemimpinannya diwarnai tantangan berat, terutama kewajiban melunasi utang tunda bayar Pemko Pekanbaru sebesar Rp470 miliar.
“Alhamdulillah, utang Rp470 miliar itu bisa kita lunasi di tahun 2025,” ungkapnya.
Meski harus menyelesaikan beban utang, Pemko Pekanbaru tetap menjalankan sejumlah program prioritas. Salah satunya perbaikan infrastruktur jalan. Dari target 20 kilometer jalan rusak pada 2025, realisasinya mencapai 42 kilometer dengan sistem overlay.
Selain itu, program penanganan banjir, pendidikan, kesehatan, penataan parkir, serta berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga tetap berjalan.
Pada kesempatan tersebut, Pemko Pekanbaru menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Al Ikram sebesar Rp100 juta. Selain itu, bantuan televisi 43 inci dan fasilitas wifi gratis juga diberikan untuk mendukung aktivitas masjid.
Bantuan lain yang disalurkan meliputi bantuan pendidikan, kursi roda, bantuan dari Baznas, serta dana CSR dari pemerintah kota dan Bank Riau Kepri Syariah senilai Rp10 juta.
Kegiatan safari Ramadan ditutup dengan tausiah agama dan buka puasa bersama warga.(Red)
