PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai kembali melakukan pendataan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan dan akan diperbaiki pada tahun 2026. Perbaikan difokuskan pada jalan strategis yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan banyak dilalui masyarakat.
Sejumlah titik jalan rusak yang tersebar di berbagai kecamatan menjadi sasaran pendataan awal. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan perbaikan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pekanbaru 2026 dapat digunakan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pekerjaan perbaikan jalan akan segera dimulai setelah proses evaluasi APBD oleh pemerintah provinsi rampung.
“Kita menunggu hasil evaluasi APBD dari provinsi. Setelah itu turun, tentu langsung kita kerjakan. Anggarannya ada, tinggal dilaksanakan,” ujar Markarius, Selasa (3/2/2026).
Ia menargetkan, sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026, sejumlah ruas jalan yang saat ini dalam kondisi rusak sudah dapat diperbaiki agar mobilitas masyarakat lebih lancar.
“Mudah-mudahan sebelum lebaran sudah ada jalan-jalan yang selesai diperbaiki. Kalau pun berlanjut setelah lebaran, harapannya bisa lebih cepat,” katanya.
Markarius mengungkapkan, dirinya telah menginstruksikan dinas terkait agar tidak menunda pekerjaan perbaikan jalan. Pasalnya, penanganan jalan rusak menjadi salah satu program prioritas Pemko Pekanbaru tahun ini.
“Tahun ini perbaikan jalan rusak memang jadi prioritas. Saya sudah sampaikan ke dinas, jangan menunggu sampai akhir tahun,” tegasnya.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 lalu Pemko Pekanbaru telah melakukan pengaspalan jalan rusak sepanjang 42 kilometer. Untuk tahun 2026, target pengaspalan ditetapkan lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya.
“Kami ingin pekerjaan ini dilaksanakan secepat mungkin. APBD sudah disahkan, jadi tinggal gas saja,” pungkas Markarius. (Red)
