Pekanbaru – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menerima langsung Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam kegiatan nasional di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Kota Pekanbaru menjadi salah satu daerah di Indonesia yang berhasil meraih UHC Awards 2026. Penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru dalam kategori Madya atas keberhasilannya mencapai Universal Health Coverage bagi masyarakat.
Markarius menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen kuat pemerintah kota dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warga. Bahkan, tingkat kepesertaan program UHC di Kota Pekanbaru telah melampaui 100 persen.
“Penghargaan ini diberikan atas capaian program UHC di Kota Pekanbaru yang sudah melebihi seratus persen,” ujar Markarius usai menerima penghargaan.
Ia menjelaskan, salah satu bentuk komitmen tersebut terlihat dari peningkatan alokasi anggaran Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang terus meningkat setiap tahunnya.
Pada tahun 2026, anggaran PBPU Pemerintah Kota Pekanbaru mencapai Rp108.179.164.800 dengan jumlah peserta sebanyak 305.442 jiwa. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencatatkan 304.717 peserta dengan anggaran sekitar Rp79.594.663.550.
Peningkatan signifikan juga terlihat jika dibandingkan dengan tahun 2024, di mana jumlah peserta PBPU tercatat sebanyak 173.612 jiwa dengan anggaran sebesar Rp67.831.479.422.
“Meski anggaran terus meningkat, manfaat yang diterima masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan jauh lebih besar,” ungkapnya.
Markarius menilai penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus berupaya memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. (red)
